Gambar 1 : Indahnya Langit Biru

       Sebagai anak yang keren dan ganteng gw dulu pernah punya band. Band ini terbentuk saat gw masih duduk di bangku smp, sebelum negara api menyerang. Entah siapa yang membidani kelahiran band gw ini, yang jelas band ini dibuat bareng-bareng oleh Gw , Khatam, Ikhsan, dan Gilang. Ikhsan nyanyi, Khatam dan  Gw pegang gitar sedangkan Gilang pegang kardus lalu kita ngamen di dari rumah ke rumah nyanyiin Heavy Rotation.

Gambar 2 :  Heavy Rotation
        Karena peraturan perband-nan di Indonesia mengharuskan setiap band untuk punya nama maka kami pun juga memikirkan nama yang keren buat band kami. Dan setelah melewati proses musyawarah yang singkat dicapailah mufakat. Nama band kami Blue Sky. Arti dan tujuan dari nama Blue Sky ini bagi gw seperti pelajaran Matematika. Dulu gw gak tahu dan sekarang lupa. Yang jelas kami ingin musik kami membuat orang-orang yang mendengarnya merasa damai layaknya sedang memandang langit biru yang indah. :)
       Dalam rangka mengenang band ini maka gw akan tampilkan sedikit diskografi dari personel-personel band kami. Data-data yang dipaparkan disini sebagian merupakan hasil ngepoin sosmed mereka dan sebagian merupakan hasil interpretasi gw, jadi bisa dipertanggungjawabkan kok. Well, ini dia orang-orang yang telah membuat langit kehidupan kami jadi lebih biru, lebih indah :


          Ada banyak lagu yang pernah kami mainin. Tapi ada dua lagu yang paling berkesan di benak kami. Lagu yang pertama adalah lagunya No Regret Life, sebuah band dari negeri Sakura, judulnya Nakushita Kotoba. Lagu yang dirilis pada 8 Juni 2005 ini merupakan lagu ending ke 9 dari anime paling terkenal sejagat raya, Naruto. Walaupun kami kurang tahu makna dari lagu ini yang pasti alunan indah dari lagu ini berhasil membuat kami terbang melayang di langit biru. 

 
     
       Lagu yang kedua adalah lagunya Avenged Sevenfold, sebuah band rock dari Amerika. Judulnya Dear God. Lagu yang diliris pada 15 Juni 2008 ini pernah kami mainkan saat acara perpisahan SMP. Walaupun saat itu kami memainkan lagu ini dengan sebisa kami toh para penonton masih bisa menikmatinya dan merasakan indahnya langit biru.

       
        Itulah sekelumit cerita dari band kami tercinta. Walaupun saat ini para personelnya sudah berpisah dan hidup di dunianya masing-masing,  toh kami telah mengukir satu kenangan indah yang sulit untuk dilupakan. Kenangan yang kelak akan jadi cerita. Ceritanya kayak gini. “Air, api, tanah dan udara. Dahulu keempat negara hidup dalam damai, tetapi semua berbuah saat negara api menyerang...”

Comments (1)

On 19 Mei 2014 pukul 10.18 , Kata penaku mengatakan...

kog kowe cupu dewe.???? akakakakka... x_X